Jasa Pijat Panggilan Balikpapan 24 Jam Murah
Attractive african girl enjoying face massage in spa salon. Closed eyes.

Jasa Pijat Panggilan Balikpapan 24 Jam Murah

Posted on

Kepraktisan dan kemudahan yang ditawarkan oleh jasa pijat panggilan Balikpapan terbukti efektif meningkatkan ketertarikan masyarakat melakukan terapi massage di rumah. Demi menjaga minat tersebut, pihak manajemen secara kontinyu berusaha meningkatkan pelayanan agar customer puas.

Jasa Pijat Panggilan Balikpapan 24 Jam Murah
Ayurvedic face massage with oil on the wooden table in traditional style made by asian women. Top view

Persiapan yang Dilakukan Terapis Sebelum dan Setelah Terapi Pijat

Demi menjaga keamanan dan kenyaman selama proses terapi massage berlangsung. Baik sebelum atau sesudah sesi pemijatan dilaksanakan, terapis jasa pijat panggilan akan melakukan beberapa persiapan diantaranya seperti berikut ini:

1. Mempersiapkan Kondisi Fisik

Langkah pertama yang dilakukan seorang terapis sebelum melakukan tindakan pemijatan yakni mempersiapkan kondisi fisik. Mulai dari kebersihan badan dengan mandi, memotong kuku, memakai parfum hingga menjaga kerapian rambut supaya tidak rontok selama proses terapi berlangsung.

Tidak hanya menjaga kebersihan badan saja, seorang terapis jasa pijat panggilan juga harus menjaga kesehatan fisiknya. Banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari menjaga pola makan, istirahat cukup, mengkonsumsi air putih dan suplemen.

Selain itu terapis juga harus memakai seragam atau pakaian khusus yang rapi dan memungkinkan untuk melakukan gerakan secara leluasa. Pada intinya, seorang tukang pijat wajib memiliki penampilan prima ketika melayani customer.

2. Mempersiapkan Psikologis

Setelah mempersiapkan kondisi fisik, langkah berikutnya yang tidak kalah penting dilakukan oleh seorang terapis yakni mengatur supaya psikologis dalam keadaan baik. Hal ini tidaklah mudah, karena diluar menjalani profesinya tukang pijat juga memiliki kehidupan lain.

Masalah yang terjadi bisa mempengaruhi kondisi psikologis seorang. Namun, apapun alasannya terapis tetap harus profesional dan tidak mencampurkan persoalan pribadi ke dalam pekerjaan sehingga mempengaruhi kinerjanya ketika melayani customer.

Melakukan persiapan psikologis ini bukanlah perkara mudah, dibutuhkan latihan untuk mengembangkan perilaku tenang, kalem serta ramah. Karena energi positif tersebut secara tidak langsung bisa ditransfer kepada customer melalui sikap dan gerakan pijatan.

3. Membawa Peralatan yang Dibutuhkan

Jika pengaturan kondisi fisik dan psikologi telah selesai dilakukan, langkah berikutnya yang harus dilaksanakan oleh seorang terapis sebelum sesi pemijatan dimulai yakni mempersiapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan, seperti handuk, matras, massage oil, alat bantu pijat dan lainnya.

Mengingat banyaknya peralatan yang dibutuhkan, supaya mempermudah dalam mempersiapkannya seorang terapis akan diberikan daftar kebutuhan perlengkapan pijat. List tersebut umumnya diberikan oleh vendor jasa pijat panggilan disesuaikan dengan jenis terapi orderan customer.

Apabila perlengkapan sudah selesai disiapkan, selanjutnya terapis harus mengecek kembali dan memastikan bahwa peralatan yang akan dibawa serta digunakan untuk melakukan terapi massage dalam keadaan bersih serta steril, kemudian memasukkannya ke tas.

4. Melakukan Interview kepada Customer

Setibanya di tempat customer sebelum sesi terapi massage dimulai, terapis akan memperkenalkan diri dan mengajukan beberapa pertanyaan yang menggambarkan kondisi kesehatan serta keluhan pelanggan.

Beberapa pertanyaan tersebut mencakup usia, fleksibilitas sendi, otot, riwayat cedera serta penyakit yang diderita. Tidak hanya melakukan interview singkat, seorang terapis juga penting untuk melakukan pengamatan kondisi fisik customer sebelum sesi pijat dimulai.

Tujuan dilakukannya persiapan dengan cara mengajukan pertanyaan dan mengamati kondisi fisik memang menjadi prosedur sebagai langkah skrining kesehatan customer, sehingga bisa diketahui tindakan terapi massage yang harus dihindari atau sebaliknya bagus untuk dilakukan.

5. Melakukan Pemeriksaan kepada Customer

Menindaklanjuti hasil interview yang sebelumnya dilakukan, apabila customer mempunyai keluhan kesehatan seperti cedera. Maka langkah berikutnya, jika diizinkan terapis bisa melakukan pemeriksaan dimana letak luka fisik tersebut.

Dengan melakukan pengamatan secara langsung, terapis bisa melihat dan mempertimbangkan terapi yang tepat untuk mengatasi cedera tersebut. Namun, jika kondisi tidak baik maka tukang pijat dapat merekomendasikan tindakan atau jenis massage lainnya.

Hal ini sangat penting untuk dilakukan sebagai bentuk antisipasi supaya tidak terjadi kesalahan dalam memberikan tindakan terapi massage. Pasalnya, jika salah bisa berdampak buruk bahkan dapat memperparah cedera atau kondisi kesehatan customer.

6. Menyiapkan Perlengkapan dan Lingkungan Pijat

Jika sudah mengetahui kondisi kesehatan dan tindakan terapi yang tepat. Langkah berikutnya yang harus dikerjakan oleh seorang terapis jasa pijat panggilan Balikpapan adalah menyiapkan perlengkapan dan lingkungan tempat massage.

Dalam hal ini terdapat beberapa prinsip yang menjadi panduan seseorang terapis untuk mempersiapkan lingkungan tempat pijat yakni mencakup keamanan, kebersihan area, kondisi pencahayaan yang menenangkan dan diusahakan bebas dari interupsi seperti TV menyala.

Sedangkan untuk perlengkapan yang harus disiapkan oleh terapis sebelum memulai sesi pemijatan meliputi matras, bantal, handuk, massage oil, tempat untuk mencuci tangan, alat bantu, tisu, kantong plastik dan alas kain.

7. Minta Customer Menempatkan Diri Di Posisi Nyaman

Setelah semua perlengkapan dan tempat melakukan terapi sudah siap. Maka sesi pemijatan segera bisa dilakukan. Langkah pertama, terapis akan meminta customer untuk memakai pakaian yang nyaman dan mengikat rambut jika pelanggan berambut panjang.

Langkah berikutnya, terapis akan meminta customer berbaring di matras dengan posisi paling nyaman dan aman. Jika memang diperlukan tukang pijat akan menawarkan bantal atau guling kecil untuk menyangga lutut serta kepala.

Sedangkan untuk posisi duduk, terapis akan meminta customer bersila dan mencari sikap paling nyaman dengan keadaan punggung tegap, sehingga memudahkan tukang pijat melakukan massage baik memakai minyak oles maupun tidak.

8. Membersihkan dan Membereskan Perlengkapan Pijat

Setelah semua proses pemijatan yang dilakukan selesai. Maka sebelum mengakhiri sesi pertemuan tersebut terapis akan melakukan persiapan terakhir yakni membereskan perlengkapan pijat serta membersihkan tempat seperti sedia kala.

Setelah semua perlengkapan dimasukan ke dalam tas dan kondisi tempat terapi dalam kondisi bersih, barulah terapis bisa berpamitan dengan customer. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena mengantisipasi adanya peralatan yang tertinggal.

Tidak hanya itu saja, dengan memastikan kondisi tempat bekas melakukan terapi dalam kondisi bersih seperti sedia kala dapat memberikan kenyamanan bagi customer serta menunjukkan sikap tanggung jawab dan profesional.

9. Membersihkan Diri

Setelah sesi pijat selesai umumnya akan menimbulkan reaksi, baik dialami oleh terapis maupun customer berupa ketidakseimbangan energi. Biasanya gejala yang muncul seperti rasa lelah, lesu atau kesulitan tidur.

Namun umumnya reaksi ketidakseimbangan energi dirasakan oleh terapis yang diakibatkan oleh rasa kelelahan. Hal ini bisa saja terjadi apabila tukang pijat tidak memakai mekanika tubuh secara benar selama proses memijat.

Untuk mengatasi masalah tersebut, maka terapis akan selalu membersihkan diri dengan cara mandi, makan, minum baru beristirahat. Hal ini sangat penting untuk dilakukan sebagai bentuk perlawanan. Pasalnya tukang pijat melakukan kontak bersama energi negatif yang dikeluarkan oleh customer.

Itulah sederet persiapan yang dilakukan oleh terapis jasa pijat panggilan Balikpapan. Semua hal tersebut sudah menjadi rutinitas dan kewajiban untuk dilaksanakan baik sebelum maupun sesudah proses massage berlangsung sesuai standar operasional (SOP).

Leave a Reply

Your email address will not be published.